Kategori Keselamatan, Kesehatan, dan Tanggap Darurat mencakup profesi yang berperan dalam mengidentifikasi bahaya, menilai dan mengendalikan risiko, memastikan penerapan prosedur kerja yang aman, memantau kondisi keselamatan dan kesehatan pekerja, serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap keadaan darurat di lingkungan pertambangan.
Profesi
169
Kompetensi
71
Pelatihan
53
Referensi
8
Mengenal Bidang Ini
Dalam konteks pertambangan Indonesia, keselamatan pertambangan mencakup pengelolaan keselamatan dan kesehatan pertambangan serta keselamatan operasional pertambangan. Penerapannya berkaitan dengan kaidah teknik pertambangan yang baik, pengelolaan risiko, pengawasan kegiatan, penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), serta pengelolaan keadaan darurat.
Daftar Profesi
Buka kelompok untuk mengenali profesinya. Informasi kompetensi, pendidikan, software, dan pelatihan di halaman ini berlaku pada lingkup kategori; kebutuhan setiap jabatan dapat berbeda.
169 profesi dalam 7 kelompok
Incident Investigation Officer
Incident Investigation Specialist
Incident Investigator
Accident Investigation Officer
Safety Investigation Analyst
Incident Analysis Specialist
Root Cause Analysis Specialist
Safety Data Analyst
HSE Data Analyst
Safety Performance Analyst
Safety Reporting Officer
Safety Information Officer
Safety Assurance Analyst
Corrective Action Coordinator
Lessons Learned Coordinator
Ruang Lingkup Pekerjaan
Pelaksanaan tugas harus mengikuti kewenangan, kompetensi, prosedur perusahaan, dan ketentuan yang berlaku. Tindakan penyelamatan atau penanganan darurat tidak boleh dilakukan di luar kemampuan, pelatihan, atau batas kewenangan personel. Profesi dalam kategori Keselamatan, Kesehatan, dan Tanggap Darurat dapat terlibat dalam kegiatan berikut
Mengidentifikasi bahaya yang terdapat pada kegiatan pertambangan, fasilitas pengolahan, bengkel, jalan tambang, area kerja, dan kegiatan pendukung.
Melakukan penilaian risiko serta membantu menentukan pengendalian yang sesuai berdasarkan tingkat risiko dan kondisi pekerjaan.
Memantau penerapan prosedur kerja aman, standar keselamatan, instruksi kerja, dan persyaratan keselamatan perusahaan.
Melakukan inspeksi keselamatan secara rutin pada area kerja, peralatan, fasilitas, kendaraan, dan aktivitas operasional.
Melaksanakan pengawasan keselamatan terhadap kegiatan berisiko tinggi sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Mendukung penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), termasuk perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi, audit, dan perbaikan berkelanjutan. Penerapan SMKP merupakan bagian penting dalam pengendalian risiko keselamatan pertambangan.
Melakukan kegiatan safety induction, sosialisasi, kampanye keselamatan, toolbox meeting, dan komunikasi keselamatan.
Mengembangkan atau memperbarui dokumen keselamatan, seperti prosedur, instruksi kerja, formulir inspeksi, serta dokumen pengendalian risiko.
Memantau penggunaan alat pelindung diri sesuai jenis pekerjaan dan risiko yang dihadapi.
Mengumpulkan, mencatat, dan menganalisis data keselamatan, termasuk temuan inspeksi, kondisi tidak aman, tindakan tidak aman, insiden, serta indikator kinerja keselamatan.
Melakukan investigasi insiden dan membantu mengidentifikasi penyebab langsung, faktor pendukung, serta akar penyebab.
Menyusun rekomendasi tindakan perbaikan dan memantau penyelesaian tindakan tersebut.
Melaksanakan pemantauan faktor kesehatan kerja, seperti debu, kebisingan, getaran, panas, pencahayaan, kualitas udara, atau paparan lain sesuai risiko pekerjaan.
Mendukung program kesehatan kerja, pemeriksaan kesehatan, pemantauan kesehatan pekerja, serta program kebugaran kerja sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Menyusun rencana tanggap darurat dan mengidentifikasi skenario keadaan darurat yang mungkin terjadi.
Menyiapkan serta memelihara peralatan tanggap darurat, komunikasi darurat, fasilitas pertolongan pertama, dan sumber daya pendukung.
Melaksanakan latihan atau simulasi keadaan darurat untuk menguji kesiapan personel, prosedur, komunikasi, dan koordinasi.
Melakukan respons terhadap keadaan darurat sesuai peran, pelatihan, prosedur, serta struktur komando yang berlaku.
Berkoordinasi dengan tim operasi, medis, pemadam, penyelamatan, keamanan, manajemen, serta pihak eksternal apabila diperlukan.
Menyusun laporan keselamatan, kesehatan kerja, hasil inspeksi, hasil audit, evaluasi risiko, dan evaluasi kesiapsiagaan darurat.
Kompetensi
Kompetensi Teknis Umum
Memahami dasar keselamatan dan kesehatan kerja.
Memahami prinsip keselamatan pertambangan.
Memahami identifikasi bahaya.
Memahami penilaian dan pengendalian risiko.
Memahami prosedur kerja aman.
Memahami penggunaan alat pelindung diri.
Memahami dasar inspeksi keselamatan.
Memahami pelaporan dan dokumentasi keselamatan.
Memahami dasar investigasi insiden.
Memahami dasar kesiapsiagaan dan tanggap darurat.
Memahami prinsip komunikasi keselamatan.
Memahami dasar audit dan evaluasi sistem keselamatan.
Memahami peran serta tanggung jawab keselamatan di tempat kerja.
Memahami dasar keselamatan operasional pertambangan.
Kompetensi Teknis Spesialis
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP).
Audit internal SMKP.
Identifikasi bahaya dan penilaian risiko.
Job Safety Analysis atau analisis keselamatan pekerjaan.
Pengembangan pengendalian risiko.
Pengelolaan risiko kritis.
Verifikasi pengendalian kritis.
Inspeksi keselamatan.
Audit keselamatan.
Investigasi insiden.
Analisis akar penyebab.
Analisis tren dan kinerja keselamatan.
Kompetensi Non-Teknis
Kemampuan mengidentifikasi risiko.
Ketelitian dan perhatian terhadap detail.
Kemampuan observasi lapangan.
Kemampuan analitis.
Kemampuan memecahkan masalah.
Kemampuan mengambil keputusan berdasarkan risiko.
Komunikasi yang jelas dan efektif.
Kemampuan memberikan edukasi serta pengarahan.
Kemampuan membangun budaya keselamatan.
Kemampuan bekerja sama dengan berbagai departemen.
Kepemimpinan.
Ketegasan dalam penerapan standar keselamatan.
Pendidikan
Pendidikan Utama
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Kesehatan Masyarakat, khususnya peminatan K3
Teknik Pertambangan
Teknik Lingkungan
Teknik Industri
Teknik Kimia
Teknik Mesin
Teknik Elektro
Teknik Sipil
Teknik Geologi
Teknik Metalurgi
Kesehatan Lingkungan
Keperawatan
Kedokteran
Teknologi Kesehatan dan Keselamatan
Bidang teknik atau kesehatan lain yang relevan dengan kebutuhan pekerjaan.
Pendidikan Pendukung untuk Posisi Tertentu
Program Diploma Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Program Diploma Kesehatan Lingkungan.
Program Diploma Keperawatan.
Program Diploma Teknik Pertambangan.
Pendidikan vokasi keselamatan industri.
Pendidikan vokasi pemadam kebakaran.
Pendidikan vokasi tanggap darurat dan penyelamatan.
Pendidikan paramedis atau layanan medis darurat.
Pendidikan teknik yang relevan untuk keselamatan proses atau keselamatan peralatan.
Pendidikan lain sesuai kebutuhan operasional dan persyaratan jabatan.
Software yang Digunakan
Software menurut bidang penggunaan
Manajemen Keselamatan dan HSE
Intelex
Enablon
Sphera
VelocityEHS
Inspeksi, Audit, dan Pelaporan
Microsoft Excel
Microsoft Power BI
Microsoft Forms atau Sistem Formulir Digital
Manajemen Risiko dan Analisis
BowTieXP
Risk Assessment Software
Incident Investigation Tools
Tanggap Darurat dan Sistem Operasional
Emergency Notification System
Emergency Management Software
Computer-Aided Dispatch (CAD)
GIS dan Sistem Pemetaan
Pelatihan Relevan
Pelatihan Teknis
Pelatihan dasar keselamatan dan kesehatan kerja.
Pelatihan keselamatan pertambangan.
Pelatihan implementasi SMKP.
Pelatihan audit internal SMKP.
Pelatihan inspeksi keselamatan.
Pelatihan identifikasi bahaya.
Pelatihan penilaian dan pengendalian risiko.
Pelatihan analisis keselamatan pekerjaan.
Pelatihan pengelolaan risiko kritis.
Pelatihan verifikasi pengendalian kritis.
Pelatihan investigasi insiden.
Pelatihan analisis akar penyebab.
Pelatihan pengelolaan keselamatan kontraktor.
Pelatihan keselamatan alat berat.
Pelatihan keselamatan lalu lintas tambang.
Pelatihan keselamatan jalan angkut.
Pelatihan keselamatan mesin.
Pelatihan keselamatan proses.
Pelatihan keselamatan bahan kimia.
Pelatihan keselamatan kebakaran.
Pelatihan sistem proteksi kebakaran.
Pelatihan higiene industri.
Pelatihan pemantauan faktor lingkungan kerja.
Pelatihan pengendalian paparan debu, kebisingan, panas, dan getaran.
Pelatihan manajemen kelelahan.
Pelatihan pengelolaan kesehatan kerja.
Pelatihan pertolongan pertama.
Pelatihan tanggap darurat.
Pelatihan pemadaman kebakaran.
Pelatihan evakuasi.
Pelatihan penyelamatan.
Pelatihan manajemen keadaan darurat.
Pelatihan sistem komando insiden.
Pelatihan komunikasi darurat.
Pelatihan simulasi dan evaluasi keadaan darurat.
Pelatihan Keselamatan
Induksi keselamatan pertambangan.
Pelatihan penggunaan alat pelindung diri.
Pelatihan pelaporan bahaya dan kondisi tidak aman.
Pelatihan prosedur kerja aman.
Pelatihan keselamatan kerja di area tambang aktif.
Pelatihan keselamatan bekerja di sekitar alat berat.
Pelatihan keselamatan lalu lintas tambang.
Pelatihan keselamatan kerja di ketinggian apabila relevan.
Pelatihan keselamatan ruang terbatas apabila relevan.
Pelatihan keselamatan pekerjaan panas apabila relevan.
Pelatihan keselamatan kelistrikan apabila relevan.