Identitas Teknis
- Nama Komoditas
- Emas
- Nama Internasional
- Gold
- Kategori
- Mineral Logam
- Simbol Kimia
- Au
- Nomor Atom
- 79
- Golongan
- Logam Mulia
- Warna
- Kuning Mengkilap
- Kekerasan (Mohs)
- 2,5 – 3
- Mineral Pembawa Utama
- Native Gold, Electrum, Calaverite, Sylvanite
Karakteristik
| Karakteristik | Keterangan |
|---|---|
| Warna | Kuning Mengkilap |
| Kilap | Logam (Metallic Luster) |
| Kekerasan | 2,5 – 3 Mohs |
| Berat Jenis | ± 19,3 g/cm³ |
| Titik Leleh | 1.064°C |
| Titik Didih | 2.856°C |
| Ketahanan Korosi | Sangat tinggi |
| Kelenturan | Sangat mudah ditempa dan ditarik menjadi kawat |
| Konduktivitas | Sangat baik pada Listrik |
| Ketahanan Korosi | Sangat tinggi dan tidak mudah teroksidasi |
Jenis-jenis
Secara geologi, endapan nikel dibedakan menjadi dua jenis utama:
Emas Primer (Lode Gold)
Emas primer merupakan endapan emas yang masih berada di dalam batuan induknya dan terbentuk melalui proses hidrotermal. Endapan ini umumnya ditemukan dalam urat kuarsa yang berasosiasi dengan mineral sulfida.
Emas Plaser (Placer Gold)
Emas plaser merupakan endapan emas hasil pelapukan batuan yang kemudian terbawa oleh aliran sungai dan mengendap di dasar sungai maupun dataran banjir.
Metode Penambangan
| Metode | Keterangan |
|---|---|
| Open Pit Mining | Digunakan untuk endapan emas yang berada dekat permukaan |
| Underground Mining | Digunakan untuk endapan emas primer yang berada jauh di bawah permukaan |
| Placer Mining | Digunakan untuk endapan emas aluvial di sungai atau dataran banjir |
| Heap Leaching | Metode pengolahan bijih berkadar rendah menggunakan larutan pelindi. |
Kegunaan
| Bidang | Pemanfaatan |
|---|---|
| Investasi | Logam mulia, emas batangan, dan instrumen investasi |
| Perhiasan | Cincin, kalung, gelang, anting, dan aksesoris |
| Elektronik | Komponen semikonduktor, konektor, dan sirkuit elektronik |
| Kedokteran | Peralatan medis dan kedokteran gigi |
| Kedirgantaraan | Pelapis komponen satelit dan pesawat Antariksa |
| Keuangan | Cadangan devisa bank sentral |
Dampak Lingkungan
Dampak yang perlu dikelola
- Perubahan bentang alam akibat kegiatan penambangan
- Deforestasi dan hilangnya habitat satwa
- Sedimentasi pada sungai dan daerah aliran sungai
- Potensi pencemaran air akibat penggunaan bahan kimia pada pengolahan emas, terutama merkuri dan sianida pada pertambangan skala kecil yang tidak memenuhi standar
- Emisi debu dan kebisingan dari kegiatan operasional
Upaya mitigasi
- Reklamasi dan revegetasi lahan pascatambang
Data Indonesia
Daerah penghasil serta statistik cadangan, sumber daya, atau kapasitas yang tersedia.
Daerah penghasil
Banten
Lebak (Cikotok dan Cibaliung; operasi/riwayat produksi)
Jawa Barat
Bogor (Pongkor)
Jawa Timur
Banyuwangi (Tumpang Pitu)
Maluku Utara
Halmahera Utara (Gosowong)
Nusa Tenggara Barat
Sumbawa Barat (Batu Hijau)
Papua Tengah
Mimika (Grasberg)
Sumatera Utara
Tapanuli Selatan (Martabe)
Cadangan dan sumber daya
2024 · Cadangan
3.444 ton
Produksi Dunia
Peringkat negara berdasarkan basis dan satuan asli sumber.
Produksi tambang dunia
2024 · contained metal
- 1Tiongkok377.242 kg
- 2Rusia330.000 kg
- 3Australia284.007 kg
- 4Kanada200.069
Perusahaan Tambang Utama
Produsen terverifikasi beserta wilayah operasinya.
PT Freeport Indonesia
Mimika, Papua Tengah
PT Amman Mineral Nusa Tenggara
Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat
PT Agincourt Resources
Martabe, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara
PT Nusa Halmahera Minerals
Gosowong, Halmahera Utara, Maluku Utara
PT Bumi Suksesindo
Tumpang Pitu, Banyuwangi, Jawa Timur
Sumber dan Referensi
Rujukan publik dan terverifikasi yang terhubung dengan materi serta data Emas.
Jelajahi Data Intelligence
Lihat indikator produksi, harga, dan tren yang tersedia dalam modul Intelligence MineVision.
Buka Intelligence EmasTanya MineBot AI
Gunakan entry point MineBot pada halaman untuk mendalami informasi tentang Emas. Konteks pertanyaan otomatis akan ditambahkan setelah integrasi percakapan tersedia.
Informasi MineBot
