Identitas Teknis
- Nama Komoditas
- Bijih Besi
- Nama Internasional
- Iron Ore
- Kategori
- Mineral Logam
- Unsur Logam Utama
- Fe (besi)
- Nomor Atom Unsur Utama
- 26
- Golongan
- Logam transisi
- Warna
- Abu-abu keperakan
- Kekerasan (Mohs)
- 4 – 5
- Mineral Pembawa Utama
- Hematit (Fe₂O₃), Magnetit (Fe₃O₄), Limonit (FeO(OH)·nH₂O), Goetit (FeO(OH)), Siderit (FeCO₃)
Karakteristik
| Karakteristik | Keterangan |
|---|---|
| Warna | Abu-abu keperakan |
| Kilap | Logam (metallic luster) |
| Kekerasan | 4 - 5 Mohs |
| Berat Jenis | ± 7,87 g/cm³ |
| Titik Leleh | 1.538°C |
| Titik Didih | 2.862°C |
| Ketahanan Korosi | Rendah, mudah mengalami oksidasi (karat) apabila tidak dilindungi |
| Sifat Mekanik | Kuat, ulet, mudah ditempa, dan mudah dipadukan dengan unsur lain |
| Konduktivitas Listrik | Baik |
| Sifat Magnetik | Feromagnetik |
Jenis-jenis
Terdapat 4 jenis yang ada pada besi, yaitu:
Hematit (Hematite)
Merupakan bijih besi dengan kandungan besi tinggi dan menjadi salah satu sumber utama produksi baja dunia.
Magnetit (Magnetite)
Mineral besi yang memiliki sifat magnetik sangat kuat.
Limonit dan Geotit
Merupakan bijih besi hasil proses pelapukan mineral besi lainnya.
Siderit
Bijih besi yang mengandung karbonat besi.
Metode Penambangan
| Metode | Keterangan |
|---|---|
| Open Pit Mining | Metode yang paling banyak digunakan karena endapan bijih besi umumnya berada dekat permukaan |
| Underground Mining | Digunakan pada endapan yang berada jauh di bawah permukaan |
| Selective Mining | Memisahkan bijih berdasarkan kadar besi agar kualitas produk tetap terjaga |
Kegunaan
| Bidang | Pemanfaatan |
|---|---|
| Industri Baja | Bahan baku utama pembuatan baja |
| Konstruksi | Gedung, jembatan, rel kereta api, dan infrastruktur |
| Transportasi | Mobil, kapal, kereta api, dan pesawat |
| Manufaktur | Mesin industri, peralatan berat, dan perkakas |
| Energi | Menara transmisi listrik, pembangkit listrik, dan pipa migas |
| Rumah Tangga | Peralatan dapur, furnitur, dan berbagai peralatan logam |
Dampak Lingkungan
Dampak yang perlu dikelola
- Perubahan bentang alam akibat kegiatan tambang terbuka
- Hilangnya tutupan vegetasi dan habitat satwa
- Erosi tanah dan sedimentasi sungai
- Emisi debu dari proses penambangan dan pengangkutan
- Kebisingan akibat penggunaan alat berat
- Penurunan kualitas air apabila sistem drainase tambang tidak dikelola dengan baik
Upaya mitigasi
- Reklamasi dan revegetasi lahan pascatambang
Data Indonesia
Daerah penghasil serta statistik cadangan, sumber daya, atau kapasitas yang tersedia.
Daerah penghasil
Aceh
Aceh Barat, Aceh Selatan, dan sebaran bijih besi primer lainnya
Kalimantan Barat
Ketapang, Sanggau, dan sekitarnya
Kalimantan Selatan
Tanah Laut dan Kotabaru
Kalimantan Tengah
Barito Utara, Murung Raya, dan Lamandau
Nusa Tenggara Timur
Timor dan Flores
Sulawesi Selatan
Luwu dan wilayah sebaran bijih besi primer
Sumatera Barat
Solok Selatan dan sekitarnya
Cadangan dan sumber daya
2024 · Cadangan
Produksi Dunia
Peringkat negara berdasarkan basis dan satuan asli sumber.
Produksi tambang dunia
2024 · gross ore
- 1Tiongkok1.041.935.000 t
- 2Australia954.223.810 t
- 3Brasil450.062.140 t
- 4India289.395.000
Perusahaan Tambang Utama
Produsen terverifikasi beserta wilayah operasinya.
PT Sebuku Iron Lateritic Ores
Pulau Sebuku, Kalimantan Selatan
PT Yiwan Mining
Kalimantan Selatan
PT Sumber Baja Prima
Kalimantan Selatan
Sumber dan Referensi
Rujukan publik dan terverifikasi yang terhubung dengan materi serta data Bijih Besi.
Jelajahi Data Intelligence
Lihat indikator produksi, harga, dan tren yang tersedia dalam modul Intelligence MineVision.
Buka Intelligence Bijih BesiTanya MineBot AI
Gunakan entry point MineBot pada halaman untuk mendalami informasi tentang Bijih Besi. Konteks pertanyaan otomatis akan ditambahkan setelah integrasi percakapan tersedia.
Informasi MineBot
